Wednesday, January 28, 2026

kembali dengan selamat

 (Bahasa Indonesia): Dua hari lagi, kita telah melewati bulan pertama tahun ini. Saya selalu memikirkan orang-orang yang saya kenal dalam hidup saya. Bagaimana kabar mereka? Yang terpenting adalah apakah mereka telah menerima karunia hidup kekal yang ditawarkan Allah melalui kematian, kebangkitan, dan janji Yesus Kristus. Saudara-saudari terkasih, Yesus tidak pernah sekalipun menolak mereka.


Sebaliknya, Yesus menawarkan kasih karunia, kebenaran, dan undangan untuk memulai kembali. Tetapi kasih karunia bukanlah sesuatu yang otomatis. Itu membutuhkan respons.


Itu membutuhkan kerendahan hati, pertobatan, dan penyerahan diri kepada Allah.


Pintu menuju kebebasan terbuka lebar. Tetapi Anda harus melewatinya.


Anda harus berkata, "Saya sudah cukup hidup dalam kegelapan. Saya menginginkan terang Allah."


Dan jika itu keinginan Anda hari ini, maka saya ingin membimbing Anda dalam sebuah doa, bukan sebuah rumus, tetapi percakapan yang tulus antara Anda dan Dia yang menciptakan Anda.


Dan jika pesan ini telah menyentuh hati Anda, saya mendorong Anda untuk membagikannya kepada seseorang yang mungkin juga sedang berjuang. 


Sekarang, jika Anda siap untuk mengambil langkah itu dan mengundang Yesus untuk membersihkan hati Anda dan memulihkan hidup Anda, doakan kata-kata ini bersama saya, bukan dengan rasa takut, tetapi dengan iman.


 🙏🏽: "Tuhan Yesus, aku datang di hadapan-Mu hari ini dengan hati yang berat. Aku menyadari bahwa aku telah berdosa. Aku telah menempuh jalan yang memisahkan aku dari hadirat-Mu. Aku telah mempercayai kebohongan. Aku telah bertindak dengan cara yang menghina-Mu. Dan aku telah mencoba mengisi kekosongan hatiku dengan hal-hal yang hanya membuatku semakin hancur. Tetapi hari ini, aku memilih untuk berpaling dari dosa dan berlari kepada-Mu. Aku memohon kepada-Mu untuk mengampuni aku, bukan karena aku pantas mendapatkannya, tetapi karena Engkau telah berjanji akan melakukannya. Sucikan aku dengan darah-Mu yang berharga. Perbarui pikiranku. Sembuhkan luka-lukaku. Hancurkan setiap rantai yang menghalangi aku untuk berjalan dalam kemurnian dan kebebasan. Hari ini aku menyerahkan hidupku kepada-Mu. Jadilah Juruselamatku. Jadilah Tuhanku. Jadilah Dia yang menentukan identitasku, masa depanku, dan keinginanku. Bantulah aku untuk hidup dalam kekudusan, bukan dengan kekuatanku sendiri, tetapi melalui kuasa Roh-Mu. Terima kasih karena Engkau mengasihiku ketika aku tidak layak dikasihi. Terima kasih atas "Memberikan saya awal yang baru. Mulai hari ini, saya memilih untuk berjalan bersama-Mu selangkah demi selangkah, apa pun harganya. Dalam nama-Mu yang kudus, Yesus, saya berdoa. Amin."


Jika Anda mengucapkan doa itu dengan hati yang tulus, maka izinkan saya menjadi orang pertama yang mengatakan, "Selamat kembali di rumah."

No comments: