“Tuhan Yesus Kristus, biarlah mereka tahu bahwa Engkau ada di sini.”
Tidak ada program, tidak ada komite, tidak ada hierarki, hanya doa.
Saat seseorang mencoba mengendalikannya, memanfaatkannya, atau mengubahnya menjadi sesuatu yang terorganisir dan mudah dikelola, api itu mulai padam.
Hanya pertemuan doa sederhana, tanpa khotbah, tanpa diskusi teologis, tanpa pengkhotbah terkenal untuk membangkitkan semangat orang banyak, hanya doa.
“Tuhan Yesus Kristus, aku bukan apa-apa. Tetapi Engkau adalah segalanya. Gunakan aku sesuai kehendak-Mu. Dan ketika Engkau selesai denganku, biarkan aku lenyap tanpa penyesalan.”
Jangan mencari kebangunan rohani. Carilah Tuhan.
Jangan mencoba menggerakkan orang banyak. Berdoalah sendirian sampai Tuhan bertindak. Dan ketika Tuhan bertindak, minggirlah.
Tetaplah pada jadwal yang sama, siang hari setiap hari, satu jam, pertemuan doa dengan Tuhan.
Berdoalah dengan tenang, rendah hati, dan setia.
Hal paling ampuh yang dapat dilakukan manusia adalah berlutut di hadapan takhta kasih karunia dan berseru kepada Tuhan agar bertindak.
Hanya doa..... 🤲🏽 🙏🏽
Mulailah berdoa dengan jujur, dengan kerinduan, dengan iman bahwa Tuhan mendengar.
No comments:
Post a Comment